Wednesday, September 9, 2020

SOP PEMBELAJARAN DI ERA NEW NORMAL SMAN 6 PARIAMAN

 

Simak Penjelasan Syarat New Normal Pendidikan   di Sekolah dari Kemendikbud Berikut Ini!

Syarat New Normal Pendidikan Tahun Pelajaran Baru  2020/2021

Portal informasi resmi milik pemerintah RI, indonesia.go.id, menginformasikan persyaratan yang lebih mendetail yang harus terpenuhi sebelum sekolah di zona hijau kembali buka dan melakukan pembelajaran tatap muka. Berikut ini rinciannya. 

Syarat Pertama 

Syarat yang paling pertama harus dipenuhi adalah sekolah atau satuan pendidikan wajib berada di kawasan zona hijau. Hal ini diputuskan dari data yang dimiliki oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19.

Syarat Kedua 

Syarat kedua ialah ada izin pembukaan sekolah dari pemerintah daerah atau Kementerian Agama. Oleh karena itu, meskipun berada di zona hijau, sekolah tetap tidak boleh menggelar pembelajaran tatap muka jika belum ada izin dari pemda atau Kemenag. 

Syarat Ketiga 

Syarat ketiga adalah pembukaan kegiatan belajar secara tatap muka bisa dilaksanakan jika satuan pendidikan sudah memenuhi semua daftar periksa dan siap melakukan pembelajaran tatap muka. Adapun daftar periksa tersebut antara lain:

  • Ketersediaan sanitasi dan kebersihan seperti toilet bersih, sarana cuci tangan memakai sabun dengan air mengalir atau cairan pembersih (hand sanitizer), dan penyemprotan desinfektan secara berkala;
  • Sekolah mampu mengakses fasilitas pelayanan kesehatan seperti Puskesmas, Klinik, Rumah Sakit, dan lainnya;
  • Kesiapan menerapkan area wajib masker atau pelindung wajah (face shield);
  • Sekolah memiliki pengukur suhu tubuh jenis thermogun;
  • Ada pemetaan warga satuan pendidikan yang tidak boleh berkegiatan di satuan pendidikan;
  • Membuat kesepakatan bersama komite pendidikan soal kesiapan kegiatan tatap muka. 

Syarat Keempat 

Syarat keempat adalah harus ada persetujuan orang tua atau wali murid terhadap keikutsertaan putra-putrinya dalam pembelajaran tatap muka di sekolah. Meskipun sekolah telah memenuhi tiga syarat sebelumnya, para orang tua atau wali murid tetap berhak memutuskan anaknya akan ikut belajar tatap muka di sekolah atau tidak. Sekolah dilarang memaksa siswa untuk belajar tatap muka jika orang tua merasa tak aman. Bagi murid yang tidak diizinkan orang tuanya, bisa tetap melaksanakan kegiatan belajar dari rumah.

Pembukaan Sekolah Secara Bertahap

Setelah berbagai syarat new normal pendidikan di atas terpenuhi, pembukaan sekolah pun dilakukan secara bertahap sesuai jenjang pendidikan. Di bulan pertama sampai kedua, satuan pendidikan SMP, MTs, SMA, SMK akan dibuka di tahap pertama.

Berselang dua bulan kemudian (tiga sampai empat bulan dari saat ini), SD akan mulai dibuka. Sedangkan PAUD baru akan dibuka kembali pada tahap ketiga atau berjarak lima bulan terhitung dari bulan ini. Keputusan ini dilakukan berdasarkan kedisiplinan berlakunya physical distancing yang akan semakin berat ketika anak masih berusia dini.

Di dalam kelas pun, jumlah siswa yang boleh belajar maksimal hanya 18 anak, sedangkan PAUD nantinya hanya lima anak (50% dari total siswa keseluruhan dalam kelas). Terkait hal ini, pihak sekolah sendiri dibebaskan untuk menentukan jam belajar dan sistem shifting pada anak didiknya.

Selain itu, beberapa aktivitas seperti mata pelajaran olahraga dan ekstrakurikuler juga belum boleh dijalankan. Bahkan, tempat berkumpul seperti kantin juga belum bisa beroperasi, karena meningkatkan potensi adanya penularan COVID-19 dan sulit terdeteksi.

Namun, pembukaan sekolah ini tetap akan diawasi secara ketat. Apabila sekolah yang awalnya berada di zona hijau berubah menjadi zona kuning, maka sekolah akan ditutup kembali hingga kondisi kondusif. Siswa dan warga sekolah pun akan mendapat pengawasan lebih dari tenaga medis untuk memastikan kondisi kesehatan tidak makin memburuk.

 Nah, itu dia penjabaran syarat new normal pendidikan selama masa pandemi COVID-19. Maka dari itu, penting juga bagi kamu untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dengan disiplin, ya. Jangan lupa untuk selalu menjaga pola makan dan kebersihan diri.